LAPORAN PRAKTIKUM KKPI MERENCANAKAN JARINGAN DENGAN TOPOLOGI START ( 06 )

  1. TUJUAN

Bertujuan agar siswa dapat merancang dan mengetahui jaringan topologi Start yang merupakan metode yang di gunakan untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer yang lain ataupun dari Server ke Client sehingga membentuk sebuah jaringan.

  1. TEORI

v  TOPOLOGI STAR (BINTANG)

 

v  DEFINISI TOPOLOGI

Topologi adalah Cara / Metode yang di gunakan untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer yang lain ataupun dari Server ke Client sehingga membentuk sebuah jaringan.

 

 v TOPOLOGI STAR

Topologi Star (bintang) merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.

 

v  KELEBIHAN TOPOLOGI STAR

–          Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.

–          Tingkat keamanan termasuk tinggi.

–          Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.

–          Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.

–          Akses Kontrol terpusat.

–          Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.

–          Paling fleksibel.

 v KEKURANGAN TOPOLOGI STAR

–          Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.

–          Boros dalam pemakaian kabel.

–          HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.

–          Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.

–          Jaringan tergantung pada terminal pusat.

–          Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan   jaringan lambat.

–          Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.

  1. PERENCANAAN

v  HARDWARE :

  • ( 06 ) KOMPUTER :

Spesifikasi hardware Komputer Server untuk Billing System :

  • Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
  • Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
  • Memory DDR2 V-gen 2 Gb
  • Harddisk 80 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA
  • Keyboard + Mouse Simbadda
  • Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
  • LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
  • DVD-RW Samsung

Mikrotik OS :

  • Prosesor Intel Pentium 4 (2.4 Ghz) TRAY
  • Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
  • Memory DDR2 V-gen 1 Gb
  • Harddisk Seagate/Maxtor 40Gb Type IDE
  • Casing ATX 450W + 2 FAN CPU
  • Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
  • License Mikrotik OS Level 4
  • CPU

Intel Core 2 Duo E8400 3.00GHz LGA 775 Dual Core Processor

  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 3.00Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1333MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 6M shared
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: No
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Duo
  • MEMORY

Memory Ram DDR 3 

 
DDR 3 Nama memory : DDR 3 SDRAM 
Chip memori (IC) : 90 nanometer 
Tipe modul : DIMM (Dual In-Line Memory Module) 
Tipe memory : PC6400, PC8500, PC10600, PC12800, PC14400, PC16000 
Speed memory : 800 MHz, 1066 MHz, 1333 MHz, 1600 MHz, 1800 MHz, 2000 MHz 
Bus speed memory : 400 MHz, 533 MHz, 667 MHz, 800 MHz, 900 MHz, 1000 MHz Kapasitas memory : 1 GB, 2GB, 4 GB 
Jumlah pin : 240 buah (120-pin di setiap sisi) 
Voltase modul : 1.5v 
Jumlah notch : 1 Notch (kaki RAM) 
Posisi notch : Terletak sedikit ke arah sisi kiri

  • NIC

(Pengertian dan Fungsi NIC dalam Jaringan) – NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.

Cara Kerja NIC:

Misalnya, komputer A akan mengirimkan data ke komputer B, maka MAC Address akan melihat apakah komputer B sedang melakukan pengiriman atau penerimaan data dari komputer lain. Jika komputer B sedang menerima atau mengirim data dengan komputer lain, maka MAC address pada NIC komputer A akan menunggu komputer B yang sedang melakukan pengiriman data dengan komputer lain, agar tidak terjadi tabrakan data antara data dari komputer A dengan data yang dikirimkan komputer lain pada tujuan yang sama yaitu komputer B. Setelah komputer B tidak sedang melakukan pengiriman atau penerimaan data. Maka proses pengiriman data dari komputer A yang tadinya tertunda, akan dikirimkan kembali oleh NIC ke tujuannya.

Metode seperti diatas dinamakan CSMA/CD (Carrier Sence Multiple Access/ Collison Detection)

Berdasarkan metode perpindahan datanya, NIC menggunakan 2 metode, yaitu :

  1. Metode Half Duplex
    Yaitu metode perpindahan data dua arah yang memungkinkan mengirim atau menerima data secara bergantian, jika pengiriman dan penerimaan data dilakukan secara bersamaan maka belum tentu paket data akan diterima dengan baik oleh komputer secara keseluruhan.
  2. Metode Full Duplex
    Metode ini merupakan metode perpindahan data dua arah dimana NIC dapat melakukan pengiriman serta penerimaan data bersamaan, tetapi harus dengan melakukan pengaturan tertentu.

Fungsi:

  1. Mengirimkan paket data yang dikirim melalui jaringan komputer, sebelum melakukan pengiriman paket data dari komputer,  informasi yang akan dikirim ke komputer lain terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk bit-bit biner agar dapat dikirimkan ke jaringan komputer melalui media kabel.
  2. Menerima paket data dari komputer lain, sama halnya seperti melakukan pengiriman paket data, pada saat komputer kita menerima sebuah data dari komputer lain, NIC menerjemahkan bit-bit biner data menjadi sebuah data yang utuh kembali, sehingga data tersebut dapat kita mengerti.
  • INSTALASI DRIVER :

Langkah 1

Kenakan perangkat anti-statis, karena dengan menggunakan ini dapat melindungi kartu grafis Anda dari segala hal yang berkaitan dengan listrik. Karena sekecil apapun kejutan listrik yang mengenai kartu grafis ini akan dapat merusak kartu VGA yang baru Anda beli.

Langkah 2

Matikan komputer Anda dan lepas semua daya yang terkoneksikan ke CPU.

Langkah 3

Lepas panel samping dari CPU dan jangan pernah menyentuh apapun di dalamnya kecuali memang benar-benar dibutuhkan.

Langkah 4

Baringkan CPU sementara sisi dari CPU tersebut dalam keadaan terbuka.

Langkah 5

Carilah PCI-Express atau slot AGP motherboard Anda. Periksa apakah slot penutup PCI-Express atau AGP Slot masih berada di belakang CPU. Dan pastikan bahwa slot ini memang benar-benar masih berada di belakang jika ini merupakan pengalaman Anda dalam memasang kartu VGA.

Langkah 6

Lepaskan pelat IO dengan cara melepasnya menggunakan obeng. Hati hati pada saat melepasnya jangan sampai mengenai komponen terhubung.

Langkah 7

Ambil kartu VGA Anda dan pegang dengan hati-hati jangan sampai Anda menjatuhkannya.

Langkah 8

Masukkan kartu VGA baik slot AGP atau PCI-Express. Pastikan bahwa kartu VGA terpasang pada slot kartu grafis. Jika Anda tidak memasangnya dengan benar maka akan menimbulkan masalah.

Langkah 9

Periksa manual dari kartu VGA Anda tentang bagaimana cara menempatkan kartu VGA secara aman, biasanya para pengguna hanya memasangnya dengan cara memasangnya dengan menggunakan obeng dan sekrup, namun biasanya hal ini menimbulkan kesalahan, karena setiap kartu VGA memiliki perlakuan yang berbeda beda sesuai dengan ketentuan dari pabrikannya.

Langkah 10

Setelah Anda selesai memasang kartu grafis Anda, maka langkah selanjutnya adalah memasang kembali tutup samping CPU Anda dan nyalakan tutup CPU Anda untuk melakukan pengetesan apakah VGA Anda sudah terpasang dengan benar.

Langkah 11

Pada saat Anda menyalakan komputer Anda setelah memasang kartu VGA, maka komputer Anda akan mendeteksi keberadaan perangkat baru yang baru saja diinstal. Jika Anda melakukan instalasi kartu VGA yang berbeda dengan kartu VGA yang sebelumnya, maka Anda membutuhkan driver dari kartu VGA Anda yang umumnya berbentuk CD untuk mengaktifkan penggunaan kartu VGA pada komputer Anda. Atau Anda bisa mengunduhnya langsung pada halaman dari penyedia kartu VGA yang Anda beli.

Langkah 12

Masukkan CD ke CD driver pada komputer Anda. CD instalasi ini biasanya memiliki wizard sendiri untuk dengan mudah dapat menginstal driver Anda tanpa perlu khawatir bagaimana melakukan pengaturan atau penyesuaian terhadap setupnya. Atau jika Anda mengunduh driver tersebut dari halaman penyedia kartu VGA Anda, maka Anda bisa menginstalnya dengan klik ganda pada installer driver Anda.

Langkah 13

Setelah kartu VGA Anda terpasang, maka Anda perlu untuk melihat buku petunjuk tentang kartu VGA Anda, biasanya kartu VGA yang Anda pasang datang dengan versi yang lama, maka Anda perlu melakukan update melalui internet agar Anda mendapatkan dukungan kartu VGA yang lebih baru.

  • CEK KEBERHASILAN :

Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik, utilitas ping dapat digunakan.53 Gambar 21. Utilitas Ping untuk Memeriksa Koneksi Jaringan Utilitas ping digunakan untuk mengecek apakah jaringan kita sudah bias berfungsi dan terhubung dengan baik, misalkan pada gambar diatas terlihat perintah ping LocalHost, jika kita melihat ada keluar pesan Replay form No IP ( 127.0.0.1 ) besarnya berapa bites dan waktunya berapa detik itu menandakan bahwa perintah untuk menghubungkan ke LocalHost dapat berjalan dan diterima dengan baik, namun seandainya jika kita melakukan ping untuk nomor IP yang tidak dikenal seperti gambar 20 diatas maka akan dikeluarkan pesan Request Time Out yang berarti nomor IP tidak dikenal dalam jaringan tersebut ( ping
192.168.0.90 ). Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Misalkan anda telah men-setup 2 buah terminal dengan alamat IP 202.159.0.1 dan 202.159.0.2, anda dapat melakukan test ping di mode dos dengan mengetik “PING 202.159.0.2” dari terminal dengan IP address 202.159.0.1 dan anda akan mendapatkan respon seperti :54 Pinging 202.159.0.2 with 32 bytes of data:

Reply from 202.159.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32
Reply from 202.159.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32
Reply from 202.159.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32
Reply from 202.159.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32

Jika anda mendapatkan respon seperti diatas, maka koneksi jaringan sudah benar. Respon lain selain contoh diatas diartikan bahwa jaringan anda belum bekerja dengan benar. Kesalahan dapat saja terjadi di system pengkabelan, kartu jaringan, atau setup network.
Catatan : TTL adalah Time To Live, yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang dijaringan

v  SOFTWARE :

·        Windows XP SP2

·        Bandwith Controller / Manager

·        Billing System, dll

·        Anti Virus

·        Firewall

·        Anti Spyware, Malware, Adware

Categories: Uncategorized | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: