PEMERIKSAAN TRANSMISI

 

a)  Periksa kebocoran minyak pelumas pada seal poros input transmisi. Bila terdapat tanda-tanda kebocoran ganti seal-nya. Bocoran minyak ini disamping menyebabkan ber-kurangnya kuantitas minyak pelumas ditransmisi, juga bila kena plat kopling menyebabkan koling jadi slip.
b)  Pemeriksaan kebocoran minyak pelumas juga pada seal poros engkol.
c)  Pemeriksaan sambungan kabel kopling dari keausan, dan kemacetan.
d)  Pemeriksaan bantalan jalan, dengan memutarnya apakah masih lancar atau sudah rusak. Bila rusak ganti yang baru.
 
Petunjuk Pemasangan:
a)  Lumasi menggunakan vet grafit atau vet yang tahan panas pada bantalan pilt pada fly wheel, alur bos penghantar bantalan tekan, dan alur poros transmisi. Perhatikan gambar 19. disamping itu juga pada ujung kabel kopling.
a)  Pasanglah/naikan transmisi pada dongkrak transmisi, seperti sebelumnya posisi transmisi harus datar, khusunya poros input transmisi. Dan transmisi ikat dengan baik pada dongkrak pada posisi pada saat terpasang.
b)  Masukan dongkrak dan transmisi kekolong bawah mobil.
c)  Naikan dongkrak hingga poros input tepat dengan bantalan pilot.
d)  Dorong transmisi pelan-pelan untuk menepatkan ujung poros input transmisi pada bantalan pilot  pada fly wheel. Setelah pas, dorong kembali hingga rumah transmisi duduk dengan mudah. Pada proses ini jangan sekali-kali dipaksa-kan dengan menekan pakai baut prngikat rumah transmisi.
e)  Pasang baut pengikat dan mounting transmisi. Keraskan sesuai dengan momen pengerasan pada buku manual.
f)   Pasang kembali motor starter beserta kabelnya.
g)  Pasang propeller shaft sesuai dengan tanda yang dibuat.
h)  Pasang kabel speedometer dan kabel mundur serta klem knalpot.
i)  Isi minyak pelumas transmisi.
j)  Pasang kabel kopling dan stel ketinggian dan kebebasan pedal kopling. Lihat gambar 22 berikut. Tinggi pedal = 150,8 mm, dan kebebasannya = 20-35 mm.
k)  Pasang handel pemindah gigi transmisi beserta karet penutupnya.
l)  Turunkan kendaraan dari jack stand.
m)   Hidupkan mobil, cobalah penyetelan kopling dan kerja transmisi.
n)  Bersihkan alat dan perlengkapan yang dipergunakan.
 
a.  Rangkuman 3
1)  Pembongkaran dan pemasangan unit transmisi kendaraan bila melalui prosedur yang benar dapat dilakukan dengan cepat yaitu dalam waktu 1 jam.
2)  Perhatian terhadap keselamatan kerja memungkinkan penyelesaian pekerjaan yang lebih efektif dan efisien. Keselamatan kerja meliputi keselamatan manusia yang bekerja dan keselamatan mobil yang dikerjakan. Untuk itu setiap langkah perlu mempertimbangkannya.

Proses pembongkaran berarti merupakan proses pemisahan transmisi dari sistem kendaraan secara keseluruhan. Maka. 

1)  kaitannya dengan sistem yang lainnya.
2)  Penggunaan dongkrak transmisi dengan baik memungkin-kan pelepasan dan pemasangan  transmisi dapat dilakukan dengan mudah dan selamat.
3)  Pada proses pemasangan semua baut harus dikeraskan sesuai dengan momen pengerasan sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam buku manual.
4)  Pada akhir pemasangan perlu ada pengecekan terhadap kenerja kendaraan khususnya dalam kaitannya dengan unit transmisi.
 
a.  Tugas 3
1)  Amati sistem transmisi dan komponen pengoperasiannya yang dipergunakan pada salah satu mobil yang ada di bengkel otomotif. Identifikasi alat dan perlengkapan yang diperlukan untuk proses pembongkaran dan pemasangan transmisi kendaraan tersebut, dan berapa lama perkiraan waktu yang diperlukan.
2)  Seorang pengemudi mengeluhkan pada saat mengoperasi-kan handel pemindah  gigi transmisi sering salah masuk gigi yang diharapkan. Apa analisis anda dan apa yang perlu anda lakkukan untuk mengatasi permasalahan pengemudi tersebut?
 
b.  Tes formatif 3
1)  Dalam kaitannya dengan proses perwatan transmisi manual, kapan transmisi diputuskan harus dibongkar dari kendaraan?

Mengapa sebelum proses pembongkaran transmisi manual kendaraan haarus ditumpukan pada jack stand dan berap. 

1)  jumlah jack stand yang diperlukan? Identifikasi proses pemasangan jackstand!
2)  Mengapa baik pada saat pembongkaran maupun pada saat pemasangan transmisi harus pada posisi datar? Bagaimana cara yang perlu dilakukan untuk memposisikan transmisi tersebut?
3)  Apakah alasannya saat melepas propeller shaft perlu diberi tanda terlebih dahulu? Apakah akibatnya bila langkahh pemberian tanda tersebut tidak dilakukan?

4)  Apakah yang perlu dilakukan saat pemasangan transmisi manual selesai dilaakukan? Jelaskan satu persatu dan berikut caranya!

 
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: